Kota Malang, blok-a.com – Dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum bagi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu untuk menyuarakan sejumlah persoalan nasional. Ratusan massa menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 15.45 WIB.

Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah poster berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah. Di antaranya bertuliskan “Turunkan Harga! Naikkan Upah!”, “Yang Waras Cuma Prabowo, Selebihnya ‘Dipaksa’ Waras”, hingga “Yang Dibakar Hutan, Yang Dipadamkan Aspirasi Rakyat”.

Aksi berlangsung tanpa penutupan jalan di depan gedung dewan. Sejumlah pengendara yang melintas terdengar membunyikan klakson dan membleyer knalpot. Massa juga memperlihatkan gestur tiga jari sebagai simbol perlawanan.

Humas Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Muhammad Arif Ilham, mengatakan pemerintah perlu segera merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penanganan bencana, termasuk desakan penetapan status bencana nasional.

“Kita tidak menunggu deadline, kita tidak meminta waktu, tapi kami minta pemerintah segera merespons dalam waktu cepat,” ujar Ilham.

Ilham menambahkan, penanganan bencana juga harus disertai pembenahan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menyoroti distribusi dan realokasi anggaran, sekaligus meminta pengawasan diperkuat agar dana penanggulangan bencana digunakan sesuai peruntukannya.

“Bagaimana upaya pemerintah agar segera membenahi APBN dan juga relokasi yang digunakan dalam setiap distribusi dan permasalahannya. Karena hari ini permasalahan di setiap daerah, bahkan BNPB yang seharusnya menanggulangi bencana malah dikorupsi,” tambahnya.

Tuntutan aliansi tidak berhenti pada persoalan kebencanaan. Mereka mengelompokkan kritik terhadap pemerintah ke dalam empat bidang, yakni ekonomi; hukum, tata kelola, dan kebijakan negara; hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi; serta pendidikan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *