
Pamekasan (beritajatim.com) – Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Pamekasan, meminta para jemaah calon haji agar segera mempersiapkan diri menghadapi tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2027. Selain selalu menjaga kondisi fisik, mereka juga diimbau mulai mempersiapkan biaya pelunasan ibadah haji alias Bipih.
Terlebih saat ini DPR bersama pemerintah sudah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1448 Hijriah sebesar Rp97,4 juta seiring dengan adanya kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur dan hotel. Bahkan harga yang ditanggung para jemaah relatif terjangkau.
Dari angka tersebut, rata-rata Bipih yang harus dibayar jemaah berkisar di angka sebesar Rp54,6 juta, nilai manfaat Badan Pengelola Keuangan Haji Rp43,8 juta, nilai manfaat akun virtual sebesar Rp3,4 juta dan subsidi pemerintah sebesar Rp3,2 juta.
“Jadi dengan skema ini, jemaah sangat terbantu dan bisa mengurangi jumlah yang harus disetor untuk biaya pelunasan,” kata Kepala Kemenhaj Pamekasan, Abdul Halim, Selasa (20/10/2026).
Hanya saja angka tersebut masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) untuk Bipih masing-masing Embarkasi. “Artinya perbedaan Bipih antar Embarkasi disebabkan karena perbedaan jarak tempuh penerbangan dan biaya avtur yang diperlukan,” ungkapnya.
“Sementara berdasar keputusan Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah, estimasi Bipih untuk jemaah Embarkasi Surabaya sebesar Rp61,3 juta. Dari jumlah itu, jemaah yang sudah memiliki setoran awal Rp25 juta, kemudian dikurangi nilai manfaat, akun virtual dan subsidi pemerintah, total yang harus dilunasi sekitar Rp29,7 juta,” jelasnya.
Namun dengan catatan, angka tersebut masih belum final sebelum adanya Keppres untuk Bipih dari masing-masing Embarkasi. “Tidak menutup kemungkinan, angkanya berada pada kisaran itu, insya’ Allah terjangkau dan tidak memberatkan jemaah,” imbuhnya.
“Oleh karena itu kami mengimbau para calon jemaah yang dijadwalkan berangkat pada tahun ini, agar segera mempersiapkan diri. Selain selalu menjaga kondisi fisik, juga mempersiapkan untuk biaya pelunasan,” pungkasnya. [pin/aje]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber