:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Jombang-Warsubi-saat-memimpin-upacara-peringatan-Hari-Jadi-ke-116-Jombang.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mencatat penurunan angka kemiskinan dan pengangguran sepanjang setahun terakhir.
Tingkat kemiskinan pada 2026 tercatat 8,19 persen, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,28 persen.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Jombang Warsubi saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di lapangan Pemkab Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026).
Warsubi mengatakan, angka kemiskinan Jombang turun dari 8,36 persen pada 2025 menjadi 8,19 persen pada 2026. Sementara itu, TPT berkurang dari 3,75 persen menjadi 3,28 persen.
“Selama setahun terakhir, berbagai ikhtiar pembangunan terus kita lakukan, dan sejumlah capaian telah berhasil kita wujudkan bersama,” ucap Warsubi dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com.
Selain kemiskinan dan pengangguran, Pemkab Jombang juga mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 75,67 menjadi 76,37.
Cakupan jaminan kesehatan masyarakat mencapai 96,18 persen, sedangkan prevalensi stunting berdasarkan data SIGIZI per September 2026 tercatat 3,17 persen.
Dari sisi perekonomian, pertumbuhan ekonomi Jombang pada 2025 mencapai 5,34 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,15 persen.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber