SURYAMALANG.COM, SUMENEP – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau kelompok B3 di Kabupaten Sumenep dilaporkan terhenti di sejumlah wilayah.

Perubahan mekanisme distribusi yang mengacu pada kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) disebut menjadi penyebab belum tersalurkannya bantuan tersebut.

Pantauan SURYAMALANG.COM di Kecamatan Gapura menemukan sejumlah penerima manfaat yang mengaku sudah tidak lagi menerima paket makanan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi serupa juga dialami BS (46), yang selama ini menerima bantuan untuk cucunya yang belum mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Dulu buah, telur, pakai tas kecil (hampers) diantar, kadang dititipkan ke tetangga yang juga menerima MBG,” kata BS, Kamis (22/10/2026).

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sumenep, Moh Kholilurrahman, membenarkan bahwa ada perubahan mekanisme penyaluran bagi kelompok B3.

Menurutnya, BGN saat ini mewajibkan distribusi dilakukan setiap hari menggunakan wadah makan (ompreng).

“Ada surat edaran yang mengatur penyaluran paket MBG harus harian dan menggunakan ompreng.”

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *