:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Kebakaran-terjadi-di-sebuah-pasar-di-Jalan-Ngoro.jpg)
TRIBUNMATARAMAN.COM, JOMBANG – Kebakaran yang melanda Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (22/10/2026) dini hari, menyisakan duka bagi para pedagang. Salah satunya Munjana (54), yang kehilangan tiga kios sekaligus beserta seluruh barang dagangan di dalamnya.
Kios yang selama ini menjadi tumpuan penghasilan warga Dusun Sumoyono, Desa Cukir, tersebut hangus dilalap api. Stok sepatu, sandal, dan tas yang dijualnya juga tidak sempat diselamatkan.
Kerugian yang dialami Munjana diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Terlebih, ia baru saja menambah persediaan barang dagangan beberapa hari sebelum musibah terjadi.
Kebakaran itu juga membuat rencana Munjana untuk berziarah ke Kajen, Jawa Tengah, bersama adik-adiknya terpaksa batal.
Ia mengaku menerima kabar kebakaran saat tengah bersiap melakukan perjalanan. Telepon yang masuk sekitar pukul 01.30 hingga 02.00 WIB itu menjadi awal dari kabar buruk yang kemudian disaksikannya langsung di pasar.
“Saya baru beberapa hari lalu kulakan. Rencananya tadi mau ke Kajen, Jawa Tengah, untuk ziarah bersama adik-adik. Sekitar pukul 01.30 atau 02.00 saya dihubungi orang dan diberi tahu kalau kios saya kebakaran,” ucap Munjana kepada Tribunmataraman.com Kamis (22/10/2026).
Tanpa menunggu lama, Munjana langsung menuju Pasar Cukir. Namun, setibanya di lokasi, api sudah membesar dan melahap area kios. Ia pun tidak bisa mendekat untuk menyelamatkan barang dagangannya.
Seluruh persediaan yang baru dibelinya tidak sempat dievakuasi. Tiga kios yang selama ini digunakan untuk mencari nafkah hangus bersama isinya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber