
Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan yang diperingati pada 24 Oktober 2026 mengusung tema ‘Bangkalan Ramah Investasi, Aman dan Berbudaya’. Momentum ini diinginkan menjadi penguat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Bangkalan yang aman, damai, sejahtera, dan penuh keberkahan, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama serta budaya lokal.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan, KH Muhammad Makki Nasir, menyampaikan harapannya agar Kabupaten Bangkalan terus berkembang menjadi daerah yang maju tanpa kehilangan jati diri dan karakter masyarakatnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan moral, spiritualitas, dan pelestarian tradisi luhur yang telah diwariskan para pendahulu.
“Nilai-nilai agama dan budaya lokal harus senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan masuknya berbagai pengaruh budaya luar ke Bangkalan,” ujarnya kepada NU Online Jatim.
Ia menuturkan kemajuan zaman merupakan sebuah keniscayaan yang perlu disikapi secara bijaksana, dengan mengambil hal-hal positif yang membawa manfaat sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Madura.
“Harapan kami, Bangkalan senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan. Masyarakatnya tetap istiqamah berpedoman pada nilai-nilai agama dan budaya lokal, sehingga perkembangan zaman tidak membuat kita kehilangan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang religius serta menjunjung tinggi tradisi,” pesannya.
Menurutnya, tema ‘Bangkalan Ramah Investasi, Aman dan Berbudaya’ memiliki makna penting bagi arah pembangunan daerah ke depan. Iklim investasi yang baik perlu dibangun melalui kepastian, keamanan, kepercayaan, dan suasana sosial yang kondusif. Namun, upaya menarik investasi juga harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap nilai-nilai sosial, agama, dan budaya masyarakat setempat.
“Kehadiran investasi di Bangkalan nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya kesejahteraan, hingga tumbuhnya peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal. Dengan demikian, pembangunan ekonomi tidak hanya menghadirkan keuntungan bagi investor, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber