RRI.CO.ID, Kediri – Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Jawa Timur selama periode 26–28 Oktober 2026. Peringatan tersebut mencakup potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang yang perlu diwaspadai masyarakat.
Berdasarkan informasi BMKG Juanda, pada Senin, 26 Oktober 2026, status waspada hujan sedang hingga lebat berlaku di sejumlah daerah, meliputi Tulungagung, Magetan, Ngawi, Kabupaten/Kota Kediri, dan Trenggalek. Sementara itu, tidak terdapat wilayah yang masuk kategori siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat maupun kategori awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Pada hari yang sama, BMKG tidak mencatat potensi hujan petir di wilayah yang tercantum dalam peringatan tersebut. Namun, potensi angin kencang perlu diantisipasi di Kabupaten Kediri, Tulungagung, Nganjuk, dan Trenggalek.
Memasuki Selasa (27/10/2026), peringatan waspada hujan sedang hingga lebat meluas ke sejumlah wilayah, yakni Kabupaten/Kota Kediri, Blitar, Nganjuk, Ngawi, Madiun, Tulungagung, dan Trenggalek. Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan dan melakukan perjalanan antardaerah.
Selain potensi hujan, BMKG juga mencatat adanya potensi hujan petir di Kabupaten/Kota Kediri pada Selasa. Angin kencang turut berpotensi terjadi di Kabupaten/Kota Kediri, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung. Adapun kategori siaga dan awas untuk hujan dengan intensitas lebih tinggi masih tercatat nihil.
Pada Rabu (28/10/2026), peringatan waspada hujan sedang hingga lebat berlaku di Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, Madiun, Nganjuk, Trenggalek, Tulungagung, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo. Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Selama periode peringatan tiga harian tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca, khususnya saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. Pengendara diharapkan berhati-hati ketika melintasi jalan licin, sedangkan warga yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang atau benda yang terbawa angin.
Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Peringatan dini ini menjadi langkah antisipasi agar masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi cuaca buruk selama 26–28 Oktober 2026.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber