Mojokerto (beritajatim.com) – Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, menggelar pelatihan barbershop bagi 25 warga dari kelompok desil 1–5. Program ini bertujuan membekali masyarakat usia produktif dengan keterampilan pangkas rambut agar mampu merintis usaha mandiri, membuka peluang kerja, dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pelatihan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Gunung Gedangan tersebut memberikan pembekalan teknik pangkas rambut pria, fasilitas peralatan cukur, serta pendampingan dari praktisi profesional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja dan pengembangan potensi usaha produktif.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meninjau langsung pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa usaha pangkas rambut mandiri dapat menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat, meskipun tidak dilakukan melalui pekerjaan formal di perusahaan atau perkantoran.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, profesi tidak hanya terbatas pada pekerjaan yang memiliki kantor atau jam kerja tetap. Usaha mandiri juga termasuk bentuk pekerjaan yang dapat menghasilkan pendapatan apabila dikelola dengan baik.

“Meskipun Saudara sekalian tidak sedang bekerja di sebuah perusahaan. Usaha mandiri, termasuk membuka jasa pangkas rambut, juga merupakan profesi yang dapat menghasilkan pendapatan. Karena buka cukur pribadi itu juga bagian dari bekerja dan menghasilkan uang,” ungkapnya, Selasa (27/10/2026).

Ning Ita juga mendorong para peserta untuk berani melihat peluang usaha mandiri sebagai alternatif dalam memperoleh penghasilan. Dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan pekerjaan di perusahaan maupun perkantoran.

“Yang kelihatan tidak punya kantor, yang kelihatan tidak ada jam kerjanya, bisa kapan pun dua puluh empat jam bekerja suka-suka dia, itu ternyata bisa menjadi sumber penghasilan yang bahkan jauh lebih besar dibandingkan pekerjaan konvensional. Jadi profesi-profesi ini sudah diakui sebagai jenis pekerjaan,” tegasnya.

Melalui pelatihan barbershop ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk memulai usaha pangkas rambut secara mandiri. Dukungan berupa peralatan cukur menjadi modal awal bagi peserta untuk mengembangkan jasa pangkas rambut sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *