:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Hari-Ke-8-Kebakaran-TPA-Supit-Urang-Malang-Belum-Padam-Pemicunya-Diduga-Puntung-Rokok.jpg)
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Sudah delapan hari kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur sejak Rabu (21/10/2026).
Kondisi ini membuat operasi pemadaman belum dapat dihentikan karena titik api berpotensi kembali bertambah sewaktu-waktu akibat hembusan angin kencang.
“Terpantau sampai saat ini hanya ada tiga titik api, namun titik panas masih mendominasi,” kata Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan dalam laporan perkembangan operasi pemadaman kebakaran TPA Supit Urang pada hari kedelapan, Rabu (28/10/2026).
Pandu menyampaikan, jumlah titik api bersifat fluktuatif atau dapat berubah setiap harinya.
Kondisi cuaca, terutama hembusan angin yang cukup kencang, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemunculan kembali nyala api.
Oleh karena itu, petugas terus memantau titik api dan titik panas untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan sesuai kondisi di lapangan.
“Ketika terjadi hembusan angin yang cukup kencang, titik panas dapat berubah menjadi titik nyala api, sehingga jumlah titik api dilaporkan secara fluktuatif setiap harinya berdasarkan kondisi cuaca,” ungkapnya.
Saat ini, personel gabungan yang terdiri dari petugas Damkar Kota Malang, Damkar Kabupaten Malang, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Perumda Air Minum Tugu Tirta, Dinas Kesehatan, serta relawan mengalihkan fokus pemadaman ke zona new landfill.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber