
Pamekasan (beritajatim.com) – Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur di Bakorwil IV Madura, Jl Slamet Riyadi Nomor 1 Pamekasan, Madura, Rabu (28/10/2026). Berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan sosial dan pertunjukan seni budaya. Kegiatan tersebut meliputi santunan anak yatim, pemberian penghargaan, penampilan musik tradisional, hingga tari kolosal.
Rangkaian kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Selain mengenang sejarah perjuangan pemuda dalam membangun persatuan bangsa, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta mengapresiasi prestasi dan kreativitas generasi muda.
Santunan kepada anak yatim dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran, termasuk Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto dan beberapa pejabat lainnya, sekaligus menjadi salah satu kegiatan yang mencerminkan kepedulian terhadap sesama.
“Kegiatan sosial berupa santunan anak yatim ini kita harapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima, sekaligus menanamkan nilai solidaritas dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” kata Khofifah Indar Parawansa.
Selain santunan, pemberian penghargaan turut mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur, serta pihak-pihak yang dinilai memiliki prestasi maupun kontribusi dalam mendukung kegiatan kepemudaan dan pembangunan daerah.
Suasana peringatan semakin semarak dengan penampilan musik tradisional Ul-Daul yang mengangkat kekayaan seni budaya lokal. Pertunjukan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Penampilan tari kolosal juga menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian dalam rangkaian kegiatan. Pertunjukan yang melibatkan unsur seni dan gerak tari tersebut menghadirkan pesan kebersamaan sekaligus menggambarkan keberagaman budaya sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
“Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga kita harapkan agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong generasi muda agar terus berkarya dan berkontribusi bagi daerah,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber