

RADAR BANYUWANGI – Sebanyak 35 ribu kader Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah di Jawa Timur ditargetkan berkumpul di Banyuwangi pada 21–22 November 2026. Ditunjuk sebagai tuan rumah Apel Kader Penggerak NU se-Jatim dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menyiapkan Taman Blambangan sebagai lokasi apel akbar dan Mujahadah Kubro, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi 1.500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Penunjukan tersebut menjadi agenda besar bagi warga Nahdliyin di ujung timur Pulau Jawa. Selain memperkuat konsolidasi organisasi dan semangat pengabdian kader, kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diharapkan menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, transportasi, penginapan, hingga kerajinan lokal.
Ketua PCNU Banyuwangi Achmad Turmudzi bersama Sekretaris Bisri Mustofa mulai mematangkan persiapan setelah menerima surat resmi penunjukan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Panitia lokal dibentuk untuk memastikan kesiapan teknis, koordinasi lintas lembaga, serta kebutuhan peserta selama kegiatan berlangsung.
”Kami sudah menerima surat resmi dari PWNU Jatim. Sebagai langkah taktis, kami langsung membentuk panitia lokal yang dikomandoi oleh Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, Muhlisin. Hari Jumat lusa, tim utusan dari PWNU juga akan bertolak ke Banyuwangi untuk menyelaraskan kegiatan di lapangan,” ujar Turmudzi, Selasa (28/10).
Taman Blambangan dipilih sebagai pusat kegiatan karena akan menjadi lokasi pelaksanaan apel akbar dan Mujahadah Kubro. Koordinasi antara panitia lokal dan PWNU Jatim dijadwalkan untuk menyelaraskan konsep kegiatan dengan kesiapan lapangan.
Ketua Panitia Lokal Muhlisin mengatakan, pihaknya langsung membentuk sejumlah seksi untuk menangani kebutuhan acara. Di antaranya seksi akomodasi, kehumasan, perizinan, dan acara.
”Sebuah kehormatan besar bagi PCNU Banyuwangi yang telah ditunjuk PWNU Jatim sebagai tuan rumah Apel Akbar Kader NU. Kami akan bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” tegas Muhlisin.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber