Jakarta, tvOnenews.com– Polisi mengungkap latar belakang pekerjaan Dwi Bagus Martono alias DBM (40), tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur.
Pria tersebut, diketahui bekerja sebagai surveyor lapangan di bidang pemetaan. Informasi itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Roy Hutton Marulamrata Sihombing di Mapolda Jatim, Selasa (27/10/2026).
“Dia kerjanya surveyor, ya bagian pemetaan gitu,” ujar Roy, dikutip dari YouTube beritasatu.
Selain mengungkap pekerjaan tersangka, polisi menyebut tersangka DBM merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan tes psikologis di atas rata-rata.
“Hasil tes psikologisnya memang sudah keluar. Memang ada kecenderungan tersangka ini bersifat superior,” ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (29/10/2026).
Seperti diketahui, kasus ini melibatkan dua korban, yakni Dini Hardiyanti alias DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun. Keduanya menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka, yang diketahui merupakan suami siri.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, peristiwa tersebut diduga terjadi pada September 2026 di Kota Madiun.
Polisi menelusuri kasus ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber