KOORDINASI: Rombongan PWNU Jawa Timur bersama jajaran PCNU Banyuwangi membahas persiapan Apel Kader NU PWNU Jatim di Banyuwangi, Jumat (30/10). Kegiatan yang menargetkan 35 ribu peserta tersebut akan dipusatkan di Taman Blambangan. (Humas PCNU Banyuwangi)
KOORDINASI: Rombongan PWNU Jawa Timur bersama jajaran PCNU Banyuwangi membahas persiapan Apel Kader NU PWNU Jatim di Banyuwangi, Jumat (30/10). Kegiatan yang menargetkan 35 ribu peserta tersebut akan dipusatkan di Taman Blambangan. (Humas PCNU Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Sebanyak 35 ribu kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur ditargetkan berkumpul di Taman Blambangan, Banyuwangi, pada 21–22 November 2026. Bukan sekadar apel akbar, agenda yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026 ini juga disiapkan sebagai penggerak ekonomi daerah, dengan tantangan utama mengatur puluhan ribu peserta, arus kendaraan, dan kantong parkir agar kegiatan berlangsung lancar.

Persiapan Apel Kader NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu mulai dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor. Rombongan PWNU Jatim bersilaturahmi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi di kantor PCNU Banyuwangi, Jumat (30/10).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan teknis, mulai penataan area kegiatan, fasilitas peserta, panggung, tata suara, hingga pengaturan lalu lintas dan parkir. Dengan target kehadiran puluhan ribu kader, kesiapan lokasi dan kelancaran mobilitas peserta menjadi perhatian utama panitia.

Usai bertemu PCNU Banyuwangi, rombongan PWNU Jatim melanjutkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Rombongan diterima Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Khoirul Anam dan Kepala Bagian Umum Sandi Dian.

Pemkab Banyuwangi menyambut positif rencana pelaksanaan Apel Kader NU PWNU Jatim. Selain menjadi agenda konsolidasi kader, kegiatan berskala besar tersebut dinilai berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui meningkatnya kebutuhan konsumsi, transportasi, dan layanan pendukung lainnya.

Kepala Bagian Umum Pemkab Banyuwangi Sandi Dian menyatakan, pemerintah daerah mendukung persiapan kegiatan, terutama dalam aspek sarana, fasilitas, dan koordinasi teknis bersama panitia lokal.

“Kami menyambut positif karena kegiatan ini bisa membantu perputaran ekonomi dan memberikan multiplier effect yang bagus. Jangan dua hari, kalau bisa tiga hari. Secara teknis kita akan bertemu dengan panitia lokal,” kata Sandi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *