Sidoarjo, Cakrawala.co – Wajah kawasan Lingkar Timur, Kabupaten Sidoarjo kini berubah drastis. Kawasan yang dulu terkesan pinggiran, kini melesat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Delta.

Percepatan betonisasi jalan, kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Halal di kawasan Safe N Lock menjadi tiga pilar utama yang menggerakkan ekonomi Lingkar Timur.

Pembangunan infrastruktur yang masif ini bukan hanya soal memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka urat nadi distribusi barang dan meningkatkan daya tarik investasi.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menilai Lingkar Timur memiliki modal besar untuk menjadi kawasan terintegrasi. Menurutnya, konektivitas antara infrastruktur jalan, pelayanan publik, dan kawasan industri harus saling menguatkan.

“Pengembangan Lingkar Timur harus terus didukung agar semakin terintegrasi. Infrastruktur jalan, pelayanan publik, dan kawasan industri harus saling mendukung agar pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Potensi Lingkar Timur semakin tak terbendung dengan hadirnya KEK Industri Halal Sidoarjo di kawasan Safe N Lock. Kawasan seluas sekitar 796,65 hektare ini dirancang sebagai ekosistem industri halal terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, logistik, hingga distribusi.

Dengan target investasi fantastis mencapai Rp 97,8 triliun hingga 2054, KEK ini diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 300 ribu lapangan kerja baru bagi warga Sidoarjo dan Jawa Timur.

Keunggulannya terletak pada lokasinya yang sangat strategis. Dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak, Bandara Internasional Juanda, dan jaringan jalan tol.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *