
Rasa penasaran membawa Muhammad Aziz Naufal Habib Arroyan menekuni woodball. Hasilnya selama setahun menekuni olahraga bola kayu tersebut Aziz meraih berbagai prestasi di tingkat kabupaten dan provinsi.
TERIK matahari sudah menjadi bagian dari keseharian Muhammad Aziz Naufal Habib Arroyan. Di lapangan SMT Bojonegoro, Aziz sering menghabiskan waktunya.
Berbekal Malet (tongkat pemukul berbentuk huruf T) di tangan, siswa 13 tahun ini tak lelah memukul bola kayu. Tentu untuk terus mengasah kemampuan.
Aziz merupakan salah satu atlet woodball berprestasi. Berbagai prestasi sudah diraih siswa SMPN 2 Balen tersebut.
Mulai dari juara 3 dan 2 kejuraan kabupaten (kejurkab) woodball, juara 3 kejuraan provinsi (kejurprov) di Tulungagung 2025, juara 2 Jatim Open Sidoarjo 2026, juara 2 Piala Bakorwil Bojonegoro 2026, juara 1 Piala Rektor Unugiri 2026, juara 2 Dandim Cup Tuban Beach Open Championship 2026, hingga saat ini menjadi atlet pekan olahraga pelajar daerah (popda) Bojonegoro.
Atlet asal Desa Kenep, Kecamatan Bale tersebut merasa senang dan bangga bisa meraih berbagai juara. Juga membawa nama Bojonegoro di ajang popda. Namun pencapaian tersebut belum membuat puas. Terlebih masih banyak pretasi yang ingin diraih.
Aziz sebenarnya baru satu tahun menekuni olahraga woodball. Rasa penasaran menjadi awal anak pertama dari dua bersaudara tersebut menekuni olahraga asal Taiwan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber