Surabaya, VIVA – Tabir di balik pembunuhan sadis Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), perlahan terungkap.
Di tengah upaya Dwi Bagus Martono (40) menghilangkan jejak kejahatannya, ada fakta mengejutkan soal istri sahnya, MAI (34). Perempuan tersebut ternyata tidak mengetahui suaminya memiliki istri siri, apalagi terlibat dalam pembunuhan Dini dan anaknya.
Bahkan, MAI tidak menyadari jasad kedua korban sempat dibakar dan dihancurkan di area perkebunan belakang tempat tinggal mereka di Jalan Kunir, Kota Madiun, Jawa Timur.
Namun, justru dari keterangan MAI, polisi mendapatkan petunjuk penting untuk memburu Dwi Bagus. Informasi mengenai teman-teman dekat dan kerabat tersangka mengarahkan penyidik ke sebuah padepokan di Kecamatan Gudo, Jombang.
Di tempat itulah Dwi Bagus akhirnya ditemukan bersembunyi. Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengungkapkan, istri sah tersangka lebih dulu diamankan polisi di Surabaya sebelum operasi penangkapan dilakukan.
Penyidik kemudian menggali informasi dari MAI untuk mengetahui lingkaran pergaulan tersangka. Hasil pemeriksaan itu mengarah kepada salah seorang teman Dwi Bagus di Jombang.
“Ternyata berkesimpulan temannya di Jombang itu. Dan ya kita baru pagi itu kita sentuh dan memang benar pelaku bersembunyi di padepokan di Jombang itu. Di tempat itu, di tempat seperti pengobatan alternatif itu,” kata dia, dikutip Sabtu (31/10/26).
Jumhur menyebut, pemeriksaan terhadap MAI berlangsung sejak pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB. Setelah mendapatkan petunjuk, polisi langsung bergerak menuju Jombang dan berhasil menemukan tersangka.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber