Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur meluncurkan layanan bus TransJatim Koridor II Malang Raya dengan rute Kabupaten Malang-Kota Malang sebagai upaya memenuhi kebutuhan mobilitas di dua daerah itu, Jumat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seusai peluncuran TransJatim Koridor II Malang Raya di halaman Kantor Bupati Malang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengatakan, kehadiran Koridor II Malang Raya merupakan komitmen menghadirkan pelayanan transportasi umum yang mudah dan memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.

“Alhamdullilah Koridor II Malang Raya sudah diresmikan dan menghadirkan layanan transportasi yang dapat menguatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat,” kata Khofifah.

Operasional TransJatim Koridor II Malang Raya menggunakan total 15 bus, dari jumlah itu sebanyak 14 unit sebagai angkutan utama dan satu bus lainnya merupakan unit cadangan.

Pemprov Jawa Timur mematok tarif tiket sebesar Rp2.500 untuk penumpang kategori pelajar, santri, dan mahasiswa. Sedang penumpang umum sebesar Rp5.000.

“Sehingga dalam satu tiket asal tidak lebih dari dua jam, pengguna layanan dapat melakukan perjalanan dari koridor I ke koridor II tanpa perlu membayar saat transfer (berganti rute),” ujarnya.

Khofifah pun mengajak masyarakat agar memaksimalkan bus TransJatim saat hendak melakukan perjalanan dari Kabupaten Malang menuju Kota Malang maupun sebaliknya.

Menurut dia, penggunaan transportasi umum yang masif akan mengurangi kepadatan arus lalu lintas hingga menekan resiko kecelakaan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *