
Sumenep (beritajatim.com) – Hari Jadi Kabupaten Sumenep 2026 mengusung tema ‘Songennep Jaja Rajja’. Tema tersebut merupakan simbol tekad bersama seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga kedaulatan wilayah.
“Songennep Jaja Rajja juga merupakan simbol melestarikan nilai-nilai budaya lokal, serta mendorong kemakmuran dan kesejahteraan daerah,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, tema hari jadi bukan sekadar slogan, melainkan mengandung pesan dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Sumenep.
“Persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga identitas daerah sekaligus menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang,” ujar Bupati.
Ia melanjutkan, tema ‘Songennep Jaja Rajja’ juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk bekerja dan melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan dengan berpedoman pada visi dan misi daerah yang telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025–2029.
“Momentum Hari Jadi ke-757 ini memperkuat semangat seluruh jajaran pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai elemen pembangunan untuk meningkatkan sinergi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ucapnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, merawat warisan budaya, dan mengambil bagian dalam pembangunan demi mewujudkan Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera.
Ia menyatakan, pemerintah daerah tidak hanya mengarahkan pembangunan pada kemajuan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemerataan kesejahteraan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber