
Ratusan mahasiswa menikmati pertunjukan malam Tera’ Bulan di halaman Rektorat UTM. (KLIKMADURA)
BANGKALAN || KLIKMADURA – Malam Tera’ Bulan di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Madura kepada masyarakat luas.
Kegiatan yang digelar Sabtu (31/10/2026) tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan sekaligus agenda Trunojoyo Local Pride Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UTM.
Acara tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Sejumlah penampilan seni tradisional dihadirkan untuk memperkenalkan identitas, sejarah, serta karakter masyarakat Madura kepada mahasiswa dan pengunjung dari berbagai latar belakang.
UKMF ABSTRA membuka panggung dengan menampilkan Tari Kembeng Tase’. Tarian tersebut merepresentasikan kehidupan masyarakat pesisir, etos kerja keras nelayan, serta ketangguhan para pelaut Madura.
Para penari mengenakan pakaian adat Madura sebagai bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya daerah. Penampilan itu sekaligus menunjukkan bahwa kekayaan tradisi Madura memiliki nilai seni dan filosofi yang patut dijaga.
Pertunjukan berlanjut dengan penampilan UKM Seni Nanggala yang mengangkat lagu daerah Soto Madura. Penampilan diawali dengan musik tradisional, kemudian dilanjutkan dengan teater yang menggambarkan kehidupan masyarakat Madura saat berdagang soto.
Presiden Mahasiswa UTM, Mahrus Ali, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat di luar Madura yang belum mengenal kekayaan budaya daerah tersebut. Menurutnya, sebagian orang justru lebih dahulu mengenal Madura melalui stereotip masyarakat yang dianggap keras.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber