
Kota Madiun (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, terus mendorong para pelaku UMKM, utamanya yang memanfaatkan lapak milik pemda untuk menggunakan aplikasi kasir digital atau Point of Sales (POS) guna meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Madiun, Sabtu, mengatakan penggunaan POS tidak hanya berfungsi untuk mencatat transaksi lebih rapi, tetapi juga membangun kepercayaan pelanggan melalui transparansi harga.
“Data transaksi menjadi kunci untuk mengukur perkembangan UMKM sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan demikian pemkot dapat menentukan intervensi yang tepat sekaligus berlanjut dengan evaluasi perkembangan usaha sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Bagus menilai pencatatan penjualan juga membantu Pemkot Madiun mengukur aktivitas ekonomi berdasarkan data riil pelaku UMKM.
Plt Wali Kota menegaskan bahwa pelatihan UMKM harus disertai pendampingan dan tindak lanjut yang terukur. Hasil evaluasi diperlukan untuk menentukan langkah berikutnya, bukan sekadar menyelesaikan kegiatan pelatihan.
Selain digitalisasi transaksi, ia juga mengingatkan pelaku UMKM untuk konsisten menjaga kualitas produk dan pelayanan. Promosi perlu diimbangi dengan kesiapan melayani pelanggan agar pembeli kembali dan merekomendasikan produk kepada orang lain.
Pemkot Madiun juga menyiapkan penguatan kegiatan pemberdayaan di tingkat kelurahan pada tahun 2027.
Plt Wali Kota menegaskan melalui penggunaan POS dan pendampingan berkelanjutan, pembinaan UMKM diharapkan lebih terukur, berbasis data penjualan, dan sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber