
Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Kepolisian Resor (Polres) Malang mengajak pengemudi ojek daring atau ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat sehingga resiko kecelakaan di Kabupaten Malang, Jawa Timur dapat diminimalkan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska di Kabupaten Malang, Sabtu, mengatakan, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas para pengendara ojol bisa melakukan cara sederhana, seperti menggunakan helm saat berkendara hingga mematuhi rambu lalu lintas, sehingga memberikan contoh bagi sesama pengguna jalan.
“Para pengemudi bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan semua dimulai dari diri sendiri, kemudian mengajak keluarga dan orang-orang di sekitarnya untuk ikut tertib di jalan,” kata dia.
Pihaknya pun memastikan mengintensifkan edukasi selama berlangsungnya Operasi Patuh Semeru 2026, yakni mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, sehingga para ojol terus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Chelvin menyampaikan setiap kegiatan edukasi yang dilakukan para ojol selalu diingatkan agar memprioritaskan aspek keselamatan diri sendiri serta penumpang.
Kemudian, petugas juga meminta kepada pengendara ojek daring supaya tidak mengoperasikan ponsel ketika berkendara untuk kebutuhan menerima pesanan hingga navigasi rute.
“Jangan sampai karena mengejar waktu atau pesanan, keselamatan justru dikesampingkan. Lebih baik sedikit terlambat daripada mengambil risiko di jalan,” ucap dia.
Selain ojol, Chelvin juga mengatakan, pengemudi angkutan umum juga diminta untuk menerapkan pola berkendara tertib dan aman.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber