KOMPAS.com – Drone Show Indo menghadirkan perpaduan teknologi dan budaya melalui pertunjukan Drone Pyro Show dalam rangkaian Gandrung Sewu 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026). 

Sebanyak 300 drone diterbangkan dalam pertunjukan yang dipadukan dengan 100 efek piroteknik, memperlihatkan potensi teknologi pertunjukan dalam pengembangan industri kreatif nasional.

Pertunjukan berdurasi sekitar 10 menit itu menampilkan 11 formasi yang mengangkat kekayaan alam dan budaya Banyuwangi, mulai dari Gunung Ijen, De Djawatan, hingga sosok penari Gandrung.

Tiga formasi, yakni Gunung Ijen, Kembang Dermo, dan tulisan Gandrung Sewu, dipadukan dengan efek piroteknik untuk memperkuat pengalaman visual penonton.

Direktur Drone Show Indo, Fadel Yasrawi, mengatakan bahwa teknologi drone membuka peluang baru bagi industri kreatif untuk memperkenalkan identitas budaya daerah melalui pendekatan yang berbeda.

“Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui teknologi drone, kami ingin menghadirkan cara baru untuk menceritakan kekayaan tersebut. Bukan sekadar pertunjukan cahaya, tetapi juga pengalaman visual yang membawa identitas daerah,” ujar Fadel dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (30/10/2026).

Menurut Fadel, penggabungan ratusan drone dengan efek piroteknik memerlukan perencanaan matang. Mulai dari pengembangan konsep visual, sinkronisasi gerakan, hingga aspek keselamatan penerbangan, seluruhnya harus diperhitungkan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *