
Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai menyiapkan layanan feeder untuk mendukung operasional Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya yang telah beroperasi sejak 31 Oktober 2026.
Layanan feeder tersebut nantinya menghubungkan kawasan permukiman dengan halte Trans Jatim. Dengan begitu, masyarakat yang tinggal di kawasan yang tidak dilalui bus Trans Jatim tetap bisa mengakses transportasi umum tersebut.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan layanan feeder direncanakan mulai didukung anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) pada 2027.
Pada tahun pertama, seluruh pengaturan teknis dan penyediaan layanan akan menjadi kewenangan pemerintah provinsi melalui skema Buy The Service (BTS).
“Feeder ini nanti mendukung Trans Jatim 1 maupun Trans Jatim 2. Dukungannya dengan cara nanti pemerintah daerah provinsi menyediakan anggaran berupa Buy The Service,” jelas Widjaja.
Dia menambahkan, pemerintah provinsi nantinya akan bekerja sama dengan Pemkot Malang. Sebab, pada tahun kedua, pengelolaan feeder direncanakan diserahkan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Kota Malang.
Untuk armadanya, feeder direncanakan menggunakan angkutan kota (angkot). Namun, Pemprov Jatim masih menentukan skema dan jenis angkutan yang akan digunakan.
Menurut Widjaja, penggunaan angkot baru tersebut sekaligus diharapkan membawa perubahan terhadap sistem transportasi umum di Kota Malang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber