
SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai memperkuat sektor usaha pariwisata di wilayah itu dengan dukungan sistem transportasi terintegrasi, yang disebut dengan ‘transportasi Sumenep Connect’
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Sumenep, Minggu (1/11), mengatakan, dukungan alat transportasi itu penting, karena selama ini yang menjadi keluhan wisatawan dari luar Madura kurangnya sarana transportasi umum ke lokasi objek wisata.
“Karena itu, ketersediaan transportasi umum ke sejumlah objek wisata penting agar wisatawan mudah datang ke lokasi objek wisata dengan kendaraan umum,” katanya.
Bupati menuturkan, saat ini Pemkab Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan tengah merancang sistem transportasi yang terintegrasi dengan semua moda transportasi di Kabupaten Sumenep.
Ia menjelaskan, kelima koridor itu meliputi koridor 1 (City Heritage) yang menghubungkan Terminal, Pusat Kota, Keraton Sumenep, Masjid Agung, dan Asta Tinggi.
Koridor 2 (Wisata Selatan), menghubungkan Terminal, Kecamatan Saronggi, Bluto, Pragaan, Tugu Keris Pragaan.
Koridor 3 (Wisata Lombang) menghubungkan Terminal, Kecamatan Gapura, Batang-Batang, dan Pantai Wisata Lombang.
Sedangkan Koridor 5 (Konektivitas Pelabuhan) menghubungkan Terminal, Pusat Kota, Kalianget, Pelabuhan Kalianget integrasi darat-laut yang menjadi pintu gerbang kepulauan Sumenep.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber