
PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sudah dua pekan, keluarga pasien RSIA Puri Bunda Madura mengajukan nota keberatan atas penghentian penyelidikan dugaan malapraktik ke Polres Pamekasan.
Padahal, dalam pengalaman menangani perkara serupa, respons atas pengajuan keberatan semestinya sudah diberikan paling lambat dua pekan.
”Harusnya sudah keluar respons dari polres, termasuk polda. Namun, sampai sekarang belum ada,” ungkap Rizki.
Jika dalam waktu dekat belum mendapat tanggapan, pihaknya berencana akan bersurat kepada Kapolri dan Kementerian.
Dia bahkan membuka kemungkinan menyampaikan persoalan tersebut kepada Presiden jika keberatan yang diajukan tetap tidak direspons.
”Sekalian, saya yakin mereka (Kapolres dan Polda, Red) sudah menerima (suratnya, Red). Kalau memang Kaporles ketahuan ada main, ibaratnya menerima uang suap, bisa jadi nanti di–PTDH,” tegasnya.
Selain itu, Rizkianto menyebut surat permohonan kepada Majelis Disiplin Profesi (MDP) juga belum mendapat balasan.
Surat tersebut berisi permintaan rekomendasi agar MDP memberikan keterangan sebagai saksi ahli kepada penyidik dalam perkara tersebut.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber