:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Rektor-UTM-Bangkalan-Prof-Dr-Safi-memberikan-cendera-mata-kepada-Wakil-Kepala-BKN-RI-Suharmen.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Badan Kepegawaian Negara (BKN) meresmikan lembaga baru di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Jawa Timur, yakni UTM Assessment, Training, and Development (AsTraDe) Centre.
Dalam peresmian pusat lembaga asesmen di Gedung Rektorat Lantai 10 Aula Syaikhona Muhammad Kholil itu, UTM menghadirkan Wakil Kepala BKN RI, Suharmen, sebagai keynote speaker, Rabu (4/11/20026).
Suharmen mengungkapkan, keberadaan pusat lembaga asesmen di UTM sejalan dengan arah manajemen talenta yang sekaarng disiapkan secara nasional oleh pemerintah, khususnya melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan BKN.
“Kalau kita sudah bisa melakukan profiling dan pemetaan dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), maka akan ada kepastian pengembangan karier mereka sekaligus memastikan pengembangan kompetensi dari setiap ASN. Sehingga bisa konsisten untuk mendukung kebutuhan organisasi,” ungkap Suharmen.
Dalam setiap kesempatan, Suharmen selalu mengatakan, manajemen talenta itu bukan hanya untuk melakukan percepatan dalam pengisian jabatan.
Namun bagaimana manajemen talenta itu mampu memperbaiki kualitas Sember Daya Manusia (SDM) di setiap organisasi agar tetap produktif.
Ia menekankan, pengembangan kompetensi lebih terarah berdasarkan hasil asesmen akan mampu meningkatkan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Terutama anggaran untuk pengembangan kompetensi.
“Karena tidak lagi kemudian seolah-olah pengembangan kompetensi itu semua orang harus mendapatkan itu, padahal mungkin dia jauh lebih baik di bidangnya. Mengembangkan kompetensi yang lebih terarah dan tepat sasaran ini, tentu juga akan mampu mendorong peningkatan efisiensi dari sisi anggaran di masing-masing instansi,” tegasnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber