TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Gili Labak di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep juga menyiapkan penguatan sektor energi terbarukan di pulau tersebut untuk menopang aktivitas masyarakat dan pengembangan pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan, Gili Labak masuk dalam rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui hibah Yayasan Torang IWIP Berbakti yang berkaitan dengan PT Tsingshan.

Menurutnya, materi perencanaan mencantumkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) yang akan didukung Battery Energy Storage System (BESS) atau sistem penyimpanan energi berbasis baterai.

“Dalam materi acuan, Gili Labak direncanakan memiliki PLTS berkapasitas 1 MWp yang dilengkapi sistem penyimpanan energi berbasis baterai,” ucap Arif Firmanto saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Kamis (5/11/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan energi terbarukan di Gili Labak tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ekonomi yang berkembang di pulau wisata tersebut.

Menurutnya, pasokan listrik yang andal akan memberikan dukungan terhadap berbagai sektor produktif, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perdagangan, serta layanan yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata.

Selain itu, ketersediaan energi yang memadai juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Gili Labak.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *