
SUMENEP, Cyberjatim.id – PT. BPRS Bhakti Sumekar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus maksimalkan pelayanan dan memperkuat perannya menjadi salahsatu Bank Perseroda sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
Tak hanya mencatatkan pertumbuhan kinerja perusahaan, bank milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut juga memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PT. BPRS BS, H. Hairil Fajar, SE., mengatakan, bahwa hingga tahun 2026, perusahaan telah menyetorkan PAD lebih dari Rp7,2 miliar kepada Pemkab Sumenep.
“Kontribusi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembagian 55 persen dari laba bersih perusahaan,” katanya. Rabu, (4/11/2026).
Menurutnya, pencapaian itu meningkat dibandingkan tahun 2025. Pada periode tersebut, BPRS Sumenep membukukan laba bersih sekitar Rp13 miliar dengan setoran PAD mencapai Rp7 miliar. Dan jika dihitung sejak awal berdiri hingga 2026, total kontribusi BPRS Sumenep terhadap PAD Kabupaten Sumenep telah mencapai sekitar Rp117 miliar.
“Sebagai Bank BUMD, kami tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan perusahaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujar H. Hairil Fajar.
Dari sisi permodalan, lanjut Dirut Hairil Fajar, bahwa perkembangan BPRS Sumenep juga menunjukkan tren positif. Sejak mulai beroperasi pada 2002 dengan modal awal sekitar Rp40 miliar, kekuatan modal perusahaan terus mengalami peningkatan.
“Bahkan, setelah melewati masa pandemi COVID-19, penguatan permodalan dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai Rp173 miliar pada 2026,” paparnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber