
Banyuwangi (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menerima Lansia Berdaya (Sidaya) Awards 2026 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atas keberhasilan mengembangkan berbagai program pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup warga lansia.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Banyuwangi, Jumat, mengaku bersyukur karena upaya pemerintah daerah setempat mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif mendapat apresiasi pemerintah pusat.
“Alhamdulillah upaya Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia mendapat apresiasi dari pusat, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat dan memperluas program pemberdayaan lansia,” ujarnya.
Ia mengatakan penghargaan tersebut, merupakan apresiasi atas komitmen Banyuwangi mendukung program Lansia Berdaya yang diinisiasi Kemendukbangga. Program ini bertujuan mendorong para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di usia senja.
Salah satu program unggulan dikembangkan Banyuwangi, katanya, yakni Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Banyuwangi meraih nilai tertinggi dalam pelaksanaan program tersebut dengan membentuk 153 sekolah lansia tersebar di seluruh kecamatan yang telah diikuti 4.590 peserta.
“Hampir seluruh desa dan kelurahan di Banyuwangi telah memiliki sekolah untuk lansia, dan ini menjadi ruang bagi para lansia untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan dan mengembangkan potensi diri. Kami ingin mereka tetap aktif, produktif, dan bahagia di usia lanjut,” kata Mujiono.
Ia menjelaskan melalui Sekolah Lansia Tangguh ini para peserta mendapatkan berbagai materi edukasi, mulai dari kesehatan fisik dan mental, kehidupan sosial, spiritualitas, hingga pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.
“Dengan demikian, para lansia tidak hanya mendapatkan pendampingan kesehatan, tetapi juga memiliki ruang untuk tetap beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber