BANYUWANGI, KOMPAS.com – Sebanyak 300 orang dari berbagai komunitas agama bersama TNI, Polri, relawan dan warga membersihkan kawasan Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).

Dalam aksi tersebut, sebanyak 25 ton sampah berhasil diangkat dari sembilan titik pembersihan yang kemudian diangkut menggunakan enam unit truk.

Pembersihan dilakukan di sejumlah kawasan yang tersebar di Dusun Krajan, Stoplas, Kalimati, Sampangan, hingga Muncar. Beberapa titik yang menjadi sasaran di antaranya Jalan PLN, Jalan Sumur Bor, Jalan Ki Hajar Dewantara, Pasar Kalimati, kawasan kuburan, hingga permukiman warga.

Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan persoalan sampah di Sungai Kalimati yang berulang kali kembali menumpuk meski telah dibersihkan.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi, Nur Chozin mengatakan, aksi bersih-bersih kali ini berawal dari pertemuan tokoh lintas agama yang kemudian dirumuskan menjadi kegiatan sosial bersama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan agama bukan penghalang untuk bergotong royong dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk menjaga kebersihan Sungai Kalimati,” katanya.

Kapolsek Muncar Kompol Suhartanto mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan itu merupakan bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat.

“Kalau hari ini kita bersihkan tetapi besok sampah kembali dibuang ke sungai, persoalannya tidak akan selesai. Karena itu kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Sungai Kalimati dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,” ujar Suhartanto.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *