JombangBanget.id – Dua trayek bus perintis Damri di Kabupaten Jombang, yakni Marmoyo–Ploso dan Wonosalam–Mojoagung, terancam berhenti beroperasi pada 2027.

Minimnya minat masyarakat menjadi pemicu evaluasi penghentian layanan setelah tingkat keterisian penumpang kedua trayek tercatat kurang dari 10 persen setiap bulan.

Meski begitu, keduanya masih beroperasi sepanjang 2026, tetapi kelanjutan layanan tahun depan belum dipastikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Sugianto mengatakan, hasil evaluasi menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan keberlangsungan operasional bus perintis tersebut.

”Untuk 2026 masih beroperasi. Ada di Marmoyo-Ploso dan Wonosalam-Mojoagung. Untuk tahun depan masih dipertimbangkan karena hasil evaluasi kemarin penumpangnya sangat kurang,” katanya.

Berdasarkan evaluasi Dishub Jawa Timur, jumlah penumpang kedua trayek tersebut berada di bawah 10 persen setiap bulan.

Pemantauan dilakukan dengan menerjunkan petugas secara langsung untuk melihat kondisi operasional dan tingkat keterisian bus di lapangan.

”Berdasarkan evaluasi teman-teman Dishub Jawa Timur, jumlah penumpang kedua trayek di bawah 10 persen setiap bulannya,” imbuhnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *