
Magetan, blok-a.com – Kabupaten Magetan berhasil meraih penghargaan AIDS-Tuberkulosis-Malaria (ATM) Award 2026 dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan malaria.
Namun, di balik capaian tersebut, penanganan TBC masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan. Pasalnya, jumlah kasus yang ditemukan hingga Oktober 2026 mengalami peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinkes Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menjelaskan penghargaan ATM Award diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian. Di antaranya kebijakan pemerintah daerah, rencana aksi daerah, dukungan anggaran, serta keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah desa.
Dia menyebut keberhasilan tersebut juga didukung berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang turut berkontribusi dalam program penanggulangan ATM di Magetan.
Sementara itu, berdasarkan data Dinkes, penemuan kasus TBC di Magetan mencapai 1.080 kasus hingga Oktober 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 965 kasus.
Rohmat mengatakan kenaikan jumlah temuan tersebut tidak terlepas dari upaya Dinkes dalam memperluas pemeriksaan dan mendeteksi penderita sejak dini.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari skrining, pelacakan kontak erat atau tracing, hingga kegiatan Active Case Finding (ACF). Dinkes juga memanfaatkan alat rontgen portabel untuk menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada peningkatan sekitar 12 persen. Sampai Oktober 2026 sudah ditemukan 1.080 kasus. Ini juga berkat upaya kita yang secara masif melakukan skrining di tempat-tempat yang berpotensi terdapat penularan TBC,” terangnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber