Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menjelaskan, rakor digelar untuk menyerap masukan dari berbagai pihak sebelum menentukan rekomendasi penyelenggaraan pertandingan.

Rakor tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, termasuk Bupati Malang HM Sanusi. Hadir pula unsur Forkopimcam, tokoh agama, serta sejumlah elemen masyarakat.

Setelah mendengarkan pendapat para peserta, Polres Malang menyimpulkan bahwa pertandingan derbi Jawa Timur tersebut lebih tepat diselenggarakan di luar wilayah Kabupaten Malang.

“Dari hasil rakor, kemudian dari pendapat para peserta itu kami memutuskan untuk pertandingan (Arema FC vs Persebaya) direkomendasikan untuk dilaksanakan di luar Kabupaten Malang,” tandasnya.

Rulian mengungkapkan, hasil koordinasi tersebut selanjutnya akan diteruskan kepada Polda Jawa Timur dan panitia pelaksana (panpel). Rekomendasi itu menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan lokasi pertandingan.

“Hasil rakor ini akan kami tembuskan juga kepada panitia pelaksana (panpel) dan juga kepada Polda Jatim,” ungkapnya.

Selain faktor keamanan, situasi masyarakat serta rencana pelaksanaan peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang turut menjadi pertimbangan. Menurut Rulian, seluruh aspek tersebut perlu diperhitungkan menjelang pertandingan yang mempertemukan dua rival sepak bola Jawa Timur.

Meski rekomendasi lokasi sudah disampaikan, keputusan mengenai stadion pengganti masih menjadi kewenangan panpel. Polres Malang belum menentukan lokasi alternatif untuk pertandingan tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *