
Jombang (beritajatim.com) – Rumah milik Robian yang berada di Dusun Ngerco, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, ludes terbakar pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya rekreasi ke Yogyakarta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp150 juta. Api menghanguskan seluruh bagian rumah berukuran 5 x 10 meter setelah berkobar selama kurang lebih tiga jam.
Dedi Irawan, kerabat korban, menjelaskan bahwa warga pertama kali mengetahui kebakaran setelah melihat asap tebal membubung dari rumah tersebut. Saat itu, api sudah membesar dan terlihat berasal dari kamar bagian depan.
Kobaran api kemudian merembet ke ruang tengah hingga bagian belakang rumah. Sejumlah perabotan, seperti meja, kursi, dan almari, turut hangus dilalap si jago merah.
Warga sekitar berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Beruntung, terdapat kolam lele di dekat lokasi sehingga air dari kolam tersebut dimanfaatkan untuk membantu memadamkan api.
Namun, upaya warga menghadapi kendala akibat kuatnya hembusan angin yang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Bahkan, api sempat merembet hingga mengancam rumah tetangga.
“Sempat meluas ke rumah tetangga. Tapi berhasil dipadamkan,” kata Dedi Irawan.
Karena api semakin sulit dijinakkan, warga akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Jombang. Tidak berselang lama, tim dari Pos Damkar Mojoagung tiba di lokasi bersama armada pemadam kebakaran dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Komandan Regu Pos Damkar Mojoagung Jombang, Mukhlisin, mengatakan pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit tangki penyuplai air untuk menangani kebakaran tersebut.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber