Banyuwangi (ANTARA) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil meraih penghargaan dalam implementasi digitalisasi pengelolaan keuangan satuan kerja.

Dalam keterangannya di Banyuwangi, Selasa, berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Banyuwangi Nomor KEP-65/KPN.1613/2026, Kantor SAR Banyuwangi meraih peringkat pada sejumlah kategori penilaian kinerja digitalisasi pengelolaan keuangan periode triwulan III Tahun Anggaran 2026.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa memberikan apresiasi kepada seluruh jajarannya yang telah berkontribusi dalam pencapaian itu.

“Penerapan digitalisasi pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel,” katanya.

Oka Astawa menyampaikan penggunaan instrumen pembayaran digital juga menjadi langkah nyata dalam mendukung efisiensi administrasi, serta meminimalkan penggunaan transaksi tunai dalam pelaksanaan kegiatan kedinasan.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Kantor SAR Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, termasuk dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.

“Pengelolaan anggaran yang tertib, tepat guna dan sesuai ketentuan menjadi salah satu unsur pendukung kelancaran pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan. Dengan tata kelola keuangan yang baik, kebutuhan operasional, kesiapsiagaan, serta pelayanan SAR kepada masyarakat diharapkan dapat terus berjalan secara optimal,” kata Oka Astawa.

Prestasi yang diraih Kantor SAR Banyuwangi, meliputi peringkat pertama kategori jumlah transaksi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) terbanyak dan nilai transaksi KKP terbesar untuk satuan kerja dengan pagu anggaran di bawah Rp20 miliar.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *