/data/photo/2026/10/14/6acf75db8717c.jpg)
BANYUWANGI, KOMPAS.com – Sejumlah pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, terpaksa mengangkat sepeda motor secara bergotong royong untuk keluar dari lingkungan kantor, Rabu (14/10/2026).
Aksi itu dilakukan karena akses utama kantor diblokade sopir truk logistik yang menggelar demonstrasi.
Para pegawai Bagian Umum Pemkab Banyuwangi membantu mengangkat satu per satu sepeda motor melewati jalur sempit khusus pejalan kaki.
Mereka harus melewati tiga anak tangga kecil menuju jalan beraspal yang memiliki perbedaan ketinggian sekitar 60 sentimeter.
Motor-motor tersebut diangkat agar pemiliknya bisa meninggalkan lingkungan kantor saat akses utama masih tertutup massa demonstrasi. Aksi unjuk rasa itu dimulai sekitar pukul 12.05 WIB.
Salah satu pekerja di lingkungan Kantor Pemkab Banyuwangi, Ayu, mengaku lega akhirnya bisa meninggalkan kawasan perkantoran setelah berjam-jam tertahan.
“Saya tadi mau pulang, tetapi pintunya sudah keburu ditutup. Akhirnya kami harus mencari jalan keluar lain,” kata Ayu.
Sejumlah pegawai lainnya memilih cara berbeda untuk pulang. Ada yang memesan ojek daring, sementara sebagian lainnya meminta anggota keluarga menjemput.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber