jatimnow.com – Suara ledakan dan deru alutsista memecah kesunyian Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir bersama tentara Australia yang tergabung dalam Australian Defence Force (ADF) menggelar simulasi serangan amfibi skala besar.

Aksi militer tersebut merupakan bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Kedua kekuatan militer menyelaraskan prosedur taktis guna menguji koordinasi unsur laut, darat, dan udara di garis pantai musuh.

Latihan bersama ini dirancang untuk menguji kesiapan operasional sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan bilateral. Prajurit kedua negara dituntut menyamakan persepsi taktis demi menghadapi berbagai spektrum ancaman di medan pertempuran modern.

Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro menegaskan, latihan gabungan memberikan ruang strategis bagi pasukan untuk menguji kemampuan tempur secara langsung bersama tentara negeri kanguru.

“Latihan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan profesionalisme, mengasah kemampuan taktis, serta menyelaraskan prosedur operasi dengan pasukan negara sahabat,” ujar Eko.

Ia menambahkan, sinergi lintas negara mutlak diperlukan agar terbangun koordinasi yang solid. Alhasil, setiap prajurit memiliki kesiapan mental dan teknis tinggi dalam menjalankan operasi amfibi secara efektif di lapangan.

Petani NasDem Jatim juga menyiapkan bantuan penanaman padi dengan luas lahan minimal 30 hektare serta pengembangan hortikultura dengan luas lahan minimal 3 hektare.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *