
OTOPLUS-ONLINE I Ingin membeli mobil listrik BYD, tetapi khawatir harus repot bolak-balik ke Surabaya untuk melakukan servis? Perluasan jaringan Haka Auto di Jawa Timur membuka akses lebih dekat bagi masyarakat di sejumlah daerah untuk membeli dan merawat kendaraan BYD.
Kemudahan layanan ini penting karena keputusan membeli mobil bukan hanya soal harga dan biaya operasional. Ketersediaan bengkel serta suku cadang juga menjadi pertimbangan, terutama bagi konsumen yang tinggal jauh dari kota besar.
Chitra Ortho Prayundityo, GM Operation Central Area Haka Auto, menilai kondisi ekonomi mendorong masyarakat semakin cermat mengatur pengeluaran. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), bahkan kelangkaan di sejumlah wilayah, turut membuat efisiensi biaya penggunaan kendaraan semakin diperhitungkan.
Haka Auto, jaringan dealer resmi BYD dan DANZA di Indonesia yang dikelola PT Bumi Hijau Motor, saat ini mengoperasikan empat cabang untuk DANZA dan 20 outlet BYD. Pada semester kedua 2026, perusahaan menargetkan peresmian 11 showroom baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Di Jawa Timur, jaringan BYD Haka Auto hadir di Madiun, Gresik, Mojokerto, dan Banyuwangi. Perluasan ini mendekatkan akses konsumen terhadap produk sekaligus layanan dealer.
Pilihan produk BYD yang ditawarkan mencakup Atto 1, M6 EV, M6 DM, dan Atto 3. Joseptian Felix, Branch Manager BYD Haka Mojokerto, menilai perpaduan teknologi dan pilihan harga menjadi faktor penting dalam memperluas pasar.
BYD M6 DM juga menawarkan alternatif bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas kendaraan elektrifikasi melalui teknologi DM-i, yang memadukan sistem penggerak elektrifikasi dengan mesin pembakaran internal.
Dari sisi biaya penggunaan, riset internal Haka Auto memperkirakan perjalanan Surabaya–Banyuwangi menggunakan mobil listrik BYD membutuhkan biaya operasional sekitar Rp150 ribu. Angka ini merupakan estimasi perusahaan dan dapat berbeda sesuai kondisi perjalanan serta metode pengisian daya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber