TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri mulai dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, koperasi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi produk unggulan lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pengelolaan KDKMP menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi para manajer.

Mereka tidak hanya dituntut memastikan ketersediaan barang, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat dan menggali potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

Di Kabupaten Kediri, upaya tersebut terlihat dari pengalaman tiga manajer KDKMP, yakni Raden Ajeng Dewanti Kerry Lestari dari Desa Kalipang, Niswatul Hikmah dari Desa Sonorejo, dan Muhammad Yasin dari Desa Besuk.

Masing-masing memiliki kondisi dan tantangan berbeda. Ada yang masih menyiapkan gerai untuk beroperasi, ada yang berupaya menarik lebih banyak pelanggan, dan ada pula yang mulai memperkuat pemasaran agar koperasi semakin dikenal masyarakat.

Raden Ajeng Dewanti Kerry Lestari, Manajer KDKMP Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, mengatakan langkah awal yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan pengurus desa setempat.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk memetakan kondisi koperasi, memeriksa ketersediaan sarana pendukung, serta mencatat berbagai kendala yang harus diselesaikan sebelum operasional berjalan optimal.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *