Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, Sambangi Keluarga Korban Kanjuruhan —

JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID – Waktu terus berjalan, tetapi jejak duka seringkali menyisakan ruang sunyi yang hanya bisa disembuhkan oleh ketulusan. Kepedulian sejatinya tak mengenal batas waktu—karena di setiap tragedi yang telah berlalu, ada hati yang masih perlu dirangkul, dan ada keluarga yang harus terus ditemani dalam memori panjang tentang cinta yang hilang.

​Nilai kemanusiaan inilah yang terpancar nyata, Jumat, 16 Oktober 2026. Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, melangkah menembus sekat formalitas dinas. Mereka hadir bukan sekadar membawa atribut kedinasan, melainkan membawa kehangatan hati untuk bersilaturahmi langsung dengan keluarga korban tragedi kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang.

​Langkah penuh empati itu menyambangi kediaman keluarga almarhum Noval Putra Aulia di Jalan MT. Haryono, Jember. Suasana haru menyelimuti pertemuan ketika jajaran kepolisian duduk bersama mendengarkan cerita dan menatap tabah wajah keluarga yang ditinggalkan. Perjalanan kemanusiaan itu kemudian dilanjutkan ke rumah Ibu Supiah—ibu kandung almarhumah Faiqotul Hikmah—di Jalan MH. Thamrin, Jember.

​Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Jember ini menjadi sebuah pelukan moral. Polri ingin menegaskan bahwa hubungan baik dan tali silaturahmi tidak akan pernah putus oleh jarak maupun waktu. Mendengarkan keluh kesah, merawat asa, serta memastikan bahwa keluarga korban tidak pernah berjalan sendirian dalam memori duka mereka.

​Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, Kapolres Jember turut menyerahkan tali asih dan bantuan langsung dari Kapolda Jawa Timur. Bantuan ini bukan sekadar bingkisan materi, melainkan simbolik dari rasa cinta dan kepedulian mendalam institusi kepolisian terhadap keluarga yang pernah dihantam badai duka Kanjuruhan.

​Mata keluarga korban berkaca-kaca saat menerima kunjungan dan perhatian tersebut. Ucapan terima kasih yang tulus meluncur dari bibir mereka, ditujukan khusus kepada Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Jember. Bagi mereka, perhatian yang tetap hadir meski tahun demi tahun berlalu adalah bukti paling nyata bahwa almarhum dan almarhumah tercinta tidak pernah dilupakan oleh dunia.

​Kunjungan hari itu meninggalkan pesan yang terpatri dalam, bahwa esensi sejati pengabdian Polri bukan sekadar menjaga ketertiban di jalanan atau menegakkan hukum semata. Lebih dari itu, Polri hadir di ruang-ruang kemanusiaan yang paling sunyi—merawat kepedulian, menyalakan asa, dan berdiri bersama masyarakat dengan setulus-tulusnya hati. (edy)

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *