jatimnow.com – Bendahara DPC Partai Gerindra Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, melakukan pengelolaan sampah rumah tangga dan pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian ratusan tong komposter kepada warga saat kegiatan reses serta dorongan pemanfaatan lahan permukiman untuk menanam tanaman produktif.

Dia menilai, gerakan menjaga lingkungan perlu diterapkan melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat setiap hari. Pengelolaan sampah dari rumah dan pemanfaatan lahan terbatas menjadi langkah yang dapat mendukung lingkungan bersih sekaligus memberikan manfaat bagi warga.

“Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto harus kita dukung melalui aksi nyata. Saat reses, saya memberikan tong komposter kepada warga dan mendorong urban farming agar masyarakat bisa ikut menjaga lingkungan mulai dari rumah masing-masing,” ujar Yona sapaan lekatnya saat ditemui usai Gerakan Indonesia ASRI di Kampung Keputran, Surabaya, Sabtu (17/10/2026).

Menurut dia, tong komposter dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Hasil pengolahan tersebut selanjutnya bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman sehingga sampah organik memiliki nilai manfaat.

Yona juga mendorong warga memanfaatkan pekarangan maupun ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam sayuran dan tanaman produktif. Selain memperindah kawasan, kegiatan tersebut berpotensi membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga.

“Pengelolaan sampah sebaiknya dimulai dari rumah tangga. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran atau tanaman produktif,” kata mahasiswa doktoral Ilmu Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya ini.

Dirinya menilai pengelolaan sampah organik dan anorganik perlu dilakukan secara terpadu agar memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung budidaya tanaman, sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik dan kemasan dapat dipilah untuk didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *