Gandrung Sewu 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Pertunjukan Malam Jadi Sorotan Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada…

SIDOARJO – Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo berpartisipasi dalam program ICONNET Food Sharing yang digelar PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur di Dusun Limbe, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (17/10/2026).

Mengusung tema “Sehat Bersama & Peduli Sesama” dalam program Iconnectivity for Humanity, kegiatan ini menghadirkan rangkaian aktivitas sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian makanan, dan senam sehat bersama warga. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Icon Plus untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keterlibatan RSI Siti Hajar Sidoarjo menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum munculnya gangguan kesehatan yang lebih serius. Melalui pendekatan promotif dan preventif, masyarakat didorong untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh, menerapkan pola hidup sehat, serta memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara tepat.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rizky Ardiana Bayuwerty, menyampaikan bahwa kegiatan sosial perusahaan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan kontribusi yang lebih luas di luar layanan utama perusahaan.

“ICONNET Food Sharing kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Kolaborasi dengan RSI Siti Hajar Sidoarjo dan pemerintah desa menjadi langkah penting agar manfaat kegiatan dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

Markom RSI Siti Hajar Sidoarjo, Fahmi Adimara, mengatakan bahwa kegiatan kesehatan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan informasi dan dorongan untuk lebih peduli terhadap kesehatannya.

“Rumah sakit memiliki peran yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga pada edukasi dan pencegahan. Ketika layanan kesehatan hadir di tengah masyarakat, warga memiliki kesempatan untuk lebih mengenali kondisi kesehatannya dan memahami langkah yang perlu dilakukan. Karena itu, kolaborasi seperti ini perlu terus dikembangkan agar kesadaran hidup sehat tumbuh menjadi kebiasaan,” ungkap Fahmi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *