:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/revitalisasi-pasar-ngadiluwih-kediri-bakal-jadi-tempat-hidden-gem.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Pasar Ngadiluwih di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bakal memiliki daya tarik baru selain aktivitas jual beli kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menyiapkan sentra kuliner untuk memperkenalkan aneka makanan khas lokal yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat.
Area kuliner tersebut menjadi salah satu konsep dalam revitalisasi Pasar Ngadiluwih yang masih dalam tahap pembangunan. Nantinya, pengunjung dapat menemukan berbagai makanan khas dari Ngadiluwih dan wilayah sekitarnya di stan khusus yang disiapkan di dalam kawasan pasar.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan konsep Pasar Ngadiluwih memiliki perbedaan dengan Pasar Wates yang telah beroperasi. Salah satu pembeda utamanya adalah penyediaan stan kuliner tersendiri untuk mengakomodasi potensi makanan khas daerah.
“Ada stand kuliner tersendiri. Nah, hidden gem makanan sekitar Ngadiluwih nanti akan kami paparkan di sana. Kami jual di sana,” kata Tutik saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026) pukul 13.00 WIB.
Menurut Tutik, keberadaan sentra kuliner diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bisa berburu makanan khas yang belum banyak ditemukan di tempat lain.
Disdagin merencanakan area kuliner berada di sisi barat Pasar Ngadiluwih, berdekatan dengan kawasan food court atau pujasera. Sekitar 11 stan akan disiapkan, lengkap dengan bangku dan kursi untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Konsep tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang lebih luas. Makanan yang selama ini hanya dikenal di lingkungan tertentu diharapkan dapat menjangkau pasar baru melalui keberadaan sentra kuliner.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber