SURYA.co.id, MALANG – Asap pekat akibat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, meluas hingga wilayah Kota Batu.

Sejak Rabu (21/10/2026) malam, sejumlah warga mengeluhkan bau menyengat seperti sampah dan plastik terbakar, disertai mata terasa pedih.

Hingga Kamis (22/10/2026), petugas pemadam kebakaran masih berjibaku mengendalikan api yang mudah merambat akibat tiupan angin kencang dan kondisi material yang kering.

Wahyu, warga Junrejo, Kota Batu, mengaku awalnya mengira asap yang menyelimuti wilayah tempat tinggalnya sebagai kabut.

Namun, bau menyengat dan rasa perih pada mata membuatnya menyadari ada gangguan dari kebakaran di wilayah Malang.

“Awalnya seperti kabut tapi kuat bau sampahnya. Terus bikin mata pedih. Ternyata lihat di medsos banyak masyarakat yang juga ngalami,” kata Wahyu kepada SURYA.co.id, Kamis (22/10/2026).

Keluhan serupa disampaikan Ibnu (35), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang setiap hari berkendara menuju Kota Batu untuk bekerja.

Saat melintas melalui jalur Kalisongo dan Dau pada Kamis pagi, ia mencium bau tidak sedap dan merasakan matanya pedih akibat asap.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *