SIDOARJO – Keberadaan Bandara Internasional Juanda menjadi salah satu faktor strategis yang membuat Kabupaten Sidoarjo perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan transnasional. 

Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan koordinasi yang dipimpin Kabagbatanas Set NCB Interpol Indonesia, Kombes Pol. Endon Nurcahyo, di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (22/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Divhubinter Polri mendalami potensi kerawanan kejahatan transnasional di wilayah hukum Polda Jawa Timur (Jatim), khususnya di Sidoarjo yang memiliki akses perlintasan internasional melalui Bandara Internasional Juanda.

Kombes Pol. Endon Nurcahyo menegaskan, koordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah menjadi bagian penting dalam mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan lintas negara. Sebab, deteksi dini dan pertukaran informasi dapat membantu aparat mengenali potensi ancaman sebelum berkembang menjadi tindak pidana. “Koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi kejahatan transnasional. Pertukaran informasi dan deteksi dini diperlukan agar potensi ancaman dapat diidentifikasi sebelum berkembang menjadi tindak pidana,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian di tingkat kewilayahan memiliki peran penting dalam mengenali berbagai modus kejahatan transnasional. Dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, upaya pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Divhubinter Polri berharap koordinasi dengan Polresta Sidoarjo semakin kuat, terutama dalam mendukung pertukaran informasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan lintas negara.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A Condroputra menyebut, posisi geografis Sidoarjo yang memiliki akses internasional melalui Bandara Juanda menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Keberadaan Bandara Internasional Juanda menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mengantisipasi kejahatan lintas negara. Karena itu, koordinasi dengan Divhubinter Polri sangat diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan,” ungkapnya.

Bobby menegaskan, penguatan koordinasi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi kejahatan transnasional, terutama di wilayah yang memiliki akses perlintasan internasional.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *