:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Lembaga-Pemasyarakatan-Lapas-Kelas-IIA-Bojonegoro-menyalurkan-bantuan-air.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Krisis air bersih akibat kekeringan yang dialami warga Dusun Ngrandu, Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro.
Sebanyak 24.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial jajaran pemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, mengatakan penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan.
“Bhakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air akibat kekeringan,” kata Hari, Jumat (23/10/2026).
Menurut Hari, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai 24.000 liter air bersih untuk warga di Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari di tengah keterbatasan pasokan air akibat kekeringan.
Hari menjelaskan, kegiatan sosial itu sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-13 yang berkaitan dengan bakti sosial kepada masyarakat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber