BANYUWANGI, KOMPAS.com – Pertunjukan Hadrah Kuntulan Caruk digelar di pesisir Banyuwangi, tepatnya di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur pada Kamis (22/10/2026) malam.

Dua grup seni kuntulan yaitu Grup Kuntulan Arume Kembang Mangir dan Grup Sekar Arum Babakan tampil bergantian, menyuguhkan irama rancak dan gerakan tari tradisional yang menarik perhatian pengunjung.

Di antara pengunjung yang menyaksikan pertunjukan tersebut adalah Rei Fida Zamzamiyatna, wisatawan asal Malang yang mengaku baru pertama kali melihat kuntulan caruk dan hadrah secara langsung.

“Ini sangat keren. Iramanya meriah banget ya, tapi tetap enak didengarkan. Banyuwangi keren banget, kaya dengan kesenian lokal,” kata Rei antusias.

Bagi Rei, pertunjukan tersebut menjadi pengalaman untuk mengenal lebih dekat kesenian tradisional Banyuwangi. Ia menilai kekayaan seni lokal menjadi salah satu hal menarik yang dapat dijumpai saat berkunjung ke wilayah di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Rei datang ke Banyuwangi untuk menyaksikan Gandrung Sewu. Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Banyuwangi demi menonton pertunjukan tari kolosal tersebut.

“Untuk kesekian kalinya saya datang ke Banyuwangi untuk menonton Gandrung Sewu. Apalagi di tahun ini mengusung konsep glow in the dark, pasti sangat menarik dan memberikan sensasi visual yang luar biasa,” tutur Rei.

Sementara itu, Gandrung Sewu 2026 memasuki penyelenggaraan ke-14. Tahun ini, pertunjukan tersebut mengusung tema Kembang Darmo dan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) di Pantai Marina Boom.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *