Mojokerto (beritajatim.com) – Produksi tanaman sayur dan buah semusim di Kabupaten Mojokerto masih didominasi bawang merah dan cabai rawit. Kedua komoditas tersebut menjadi andalan sektor pertanian daerah karena memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny menjelaskan bahwa cabai rawit menempati posisi kedua sebagai komoditas tanaman sayur dan buah semusim dengan produksi terbesar pada 2025, setelah bawang merah. Meski demikian, produksi cabai rawit mengalami penurunan.

“Cabai rawit menempati posisi kedua setelah bawang merah, meski turun 1,3 persen dibandingkan 2023 atau sekitar 908,6 kuintal. Namun meski mengalami penurunan, volume produksinya masih tergolong tinggi dibandingkan komoditas sayuran semusim lainnya,” ungkapnya, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan rata-rata produksi tahunan selama periode 2021–2025, bawang merah menjadi komoditas sayur dan buah semusim dengan rata-rata produksi tertinggi di Kabupaten Mojokerto, yakni mencapai 91.080,34 kuintal per tahun. Posisi kedua ditempati cabai rawit dengan rata-rata produksi sebesar 71.677 kuintal per tahun.

Sementara itu, tomat dan bawang daun menempati posisi ketiga dan keempat sebagai komoditas dengan produksi terbesar pada 2025. Kedua komoditas tersebut mengalami fluktuasi produksi sepanjang periode pengamatan, tetapi tetap menjadi bagian penting dari sektor pertanian Kabupaten Mojokerto.

Produksi tomat dan bawang daun, sebagaimana bawang merah, terutama berasal dari Kecamatan Pacet. Wilayah ini memiliki kondisi geografis dataran tinggi yang mendukung pengembangan berbagai jenis tanaman hortikultura. Komoditas lainnya yang menunjukkan perkembangan menarik adalah petsai atau sawi.

Produksi sayuran ini mengalami perubahan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, produksi petsai atau sawi tercatat sebesar 7.991 kuintal. Angka tersebut meningkat hingga mencapai 13.631 kuintal pada 2022, sebelum turun menjadi 7.100 kuintal pada 2023.

Namun, pada 2025 produksinya kembali meningkat menjadi 13.327 kuintal. Produksi petsai atau sawi di Kabupaten Mojokerto terutama berasal dari Kecamatan Pacet dan Trawas yang berada di kawasan pegunungan dengan suhu udara relatif sejuk.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *