:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Evakuasi-Batu-1-Ton-dan-Arca-Diduga-Peninggalan-Sejarah-Tersimpan-di-Rumah-Warga-Kediri-Sejak-2005.jpg)
SURYAMALANG.COM, KEDIRI – Sebuah batu ambang pintu kuno berbobot satu ton akhirnya dievakuasi dari area belakang rumah warga di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada awal Oktober 2026 ini.
Benda yang tersimpan sejak 2005 tersebut diboyong oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri bersama tiga fragmen arca dari Desa Sidomulyo Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, setelah mendapat persetujuan pemilik lahan.
Seluruh benda yang diduga cagar budaya itu kini diamankan di Museum Sri Aji Jayabaya untuk diteliti lebih lanjut oleh tim ahli.
Tim Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Kabupaten Kediri turun langsung ke lokasi untuk memindahkan benda-benda tersebut.
Salah satu benda yang menarik perhatian adalah ambang pintu berbahan batu dari Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih.
Benda tersebut diperkirakan memiliki bobot mencapai satu ton sehingga menjadi salah satu objek paling besar dan berat yang dievakuasi dalam kegiatan kali ini.
Keberadaannya telah tercatat oleh tim Disparbud sejak bertahun-tahun lalu, tetapi baru dapat dievakuasi setelah pemilik lahan berencana pindah.
Staf Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Kabupaten Kediri, Ahmad Khudori mengatakan kondisi ambang pintu batu tersebut masih utuh saat proses evakuasi dilakukan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber