:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/banyuwangi-mencatat-1142-penumpang-selama-tiga-hari-2123-Oktober-2026.jpg)
SURYA.co.id, BANYUWANGI – Festival tari kolosal Gandrung Sewu 2026 mulai memberikan dampak terhadap kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, Jawa Timur.
Menjelang pertunjukan yang melibatkan 1.300 penari di Pantai Marina Boom, Bandara Banyuwangi mencatat 1.142 penumpang selama tiga hari pada 21–23 Oktober 2026.
Jumlah tersebut berasal dari sembilan penerbangan yang beroperasi selama periode tersebut. Kehadiran wisatawan menjadi salah satu perhatian pengelola bandara dalam menyambut perhelatan budaya tahunan yang telah berlangsung sejak 2012.
Gandrung Sewu tahun ini mengusung tema Kembang Dermo dengan konsep Glow in the Dark. Permainan cahaya menjadi bagian dari pertunjukan yang menampilkan ribuan penari dalam balutan kesenian tradisional khas Banyuwangi.
General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, mengatakan pihaknya turut menghadirkan nuansa budaya lokal untuk menyambut wisatawan sejak tiba di bandara.
“Gandrung Sewu menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya Banyuwangi kepada pengunjung yang datang melalui bandara. Kami ingin mereka langsung merasakan suasana khas daerah ini setibanya di bandara,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan data operasional bandara, jumlah penumpang selama tiga hari menjelang Gandrung Sewu tercatat relatif stabil.
Pada Rabu (21/10/2026), tiga penerbangan mengangkut 382 penumpang. Sehari berikutnya, jumlah penerbangan tetap tiga kali dengan total 386 penumpang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber